Tren hunian sehat semakin menguat di pasar properti Indonesia, terutama menjelang tahun 2026. Masyarakat kini tidak hanya mempertimbangkan lokasi dan harga, tetapi juga kualitas hidup yang ditawarkan oleh lingkungan tempat tinggal.
Seiring dengan perubahan gaya hidup, konsumen semakin kritis dalam memilih tempat tinggal. Mereka menginginkan hunian yang mendukung aktivitas sehari-hari dengan kualitas lingkungan yang baik.
Konsep sehat dalam hunian kini bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan elemen dasar dalam keputusan membeli atau menyewa rumah.
Ketua Asosiasi Real Estate Broker Indonesia menegaskan bahwa konsumen saat ini lebih selektif. Mereka memandang hunian sebagai bagian integral dari gaya hidup yang sehat, bukan sekadar bangunan fisik.
Konsumen cenderung mengutamakan isu kualitas udara, kenyamanan ruang, dan kemudahan bergerak di dalam kawasan hunian. Hal ini berkontribusi pada pergeseran signifikan dalam preferensi mereka.
Keberadaan ruang terbuka hijau yang nyata dan fasilitas olahraga yang terawat juga semakin menjadi nilai jual penting dalam menarik minat pembeli dan penyewa.
Transformasi Preferensi Konsumen dalam Memilih Hunian Sehat
Dalam beberapa tahun terakhir, terjadi perubahan mendasar pada cara masyarakat memilih hunian. Konsumen semakin fokus pada aspek yang berhubungan langsung dengan keseharian mereka.
Menurut pengamatan para broker, kualitas udara dan kenyamanan lingkungan menjadi sangat penting. Ventilasi yang baik dan pencahayaan alami kini menjadi faktor utama dalam keputusan konsumen.
Lay-out yang mendukung aktivitas fisik di rumah juga makin dicari. Dengan tren kerja hybrid yang berkembang, konsumen perlu hunian yang memenuhi kebutuhan tersebut.
Akses ke gaya hidup sehat kini menjadi pertimbangan utama. Banyak konsumen ingin tinggal di lokasi yang mendukung aktivitas fisik tanpa harus tergantung kendaraan pribadi.
Ruang terbuka hijau yang berfungsi, bukan hanya sebagai dekorasi, memberikan dampak positif bagi kesehatan fisik dan mental penghuni. Ini menjadi ciri khas hunian sehat yang banyak dicari.
Pentingnya Hunian Sehat dalam Keputusan Membeli dan Menyewa
Konsep hunian sehat kini berperan penting dalam menentukan minat beli dan sewa. Ini terutama berlaku bagi keluarga muda dan masyarakat menengah ke atas.
Di sektor sewa, kehadiran fasilitas olahraga dan ruang hijau sering menjadi penentu untuk membuat kesepakatan. Penyewa kini lebih memilih tempat yang mendorong gaya hidup sehat tanpa usaha tambahan.
Bagi yang membeli, semakin banyak konsumen yang menyadari bahwa hunian yang sehat berkontribusi pada perkembangan anak dan kualitas hidup mereka. Ini memperkuat keputusan jangka panjang.
Ketua AREBI mengatakan bahwa hunian dengan nilai-nilai sehat sudah menjadi utama dalam memilih tempat tinggal. Jika sebelumnya pertanyaan terbatas pada fasilitas taman, kini detail teknis menjadi sangat penting.
Aspek keamanan dan kenyamanan luar ruang juga menjadi perhatian. Konsumen mencari trotoar yang aman, pencahayaan yang memadai, dan akses untuk jogging yang nyaman.
Dampak Hunian Sehat pada Nilai Jual dan Tren Pasar Sekunder
Hunian sehat menunjukkan tren likuiditas yang lebih baik di pasar sekunder. Pemeliharaan yang konsisten dan kualitas lingkungan menjadi faktor penentu dalam hal ini.
Namun, hanya mengandalkan jargon tanpa bukti fisik tidak cukup untuk meningkatkan harga. Kualitas pengelolaan tetap menjadi faktor yang tidak bisa diabaikan.
Secara keseluruhan, hunian yang mendukung gaya hidup sehat akan lebih tahan terhadap penurunan pasar. Nilai ini berasal dari kebutuhan yang nyata, bukan sekadar gaya hidup.
Ruang lingkup target pasar sangat luas, mulai dari keluarga muda hingga tenant korporat. Pekerja dengan model kerja baru juga mencari hunian yang mendukung fleksibilitas mereka.
Meski demikian, penting untuk diingat bahwa harga harus tetap rasional. Konsumen kini lebih selektif dan cermat dalam memilih hunian meski permintaan semakin meningkat.
Ramalan Pasar Hunian Terintegrasi dan Mixed-Use di Tahun 2026
Pakar pasar memperkirakan bahwa hunian terintegrasi dalam pengembangan mixed-use akan semakin diminati, terutama di kota-kota besar. Apartemen yang terhubung dengan pusat perbelanjaan dan fasilitas lainnya memberikan kemudahan yang diinginkan masyarakat.
Kemudahan akses untuk aktivitas sehari-hari menjadi nilai tambah yang signifikan. Masyarakat modern lebih memilih hunian yang menawarkan solusi praktis untuk kehidupan sehari-hari.
Di sisi lain, pentingnya ruang terbuka hijau juga tidak bisa diabaikan, meski keterbatasan lahan di kota besar menjadi tantangan tersendiri. Namun, pengembangan hunian sehat dengan nilai jangka panjang akan terus meningkat.
Riset pasar menunjukkan bahwa hunian dengan desain yang mendukung gaya hidup sehat lebih atraktif di segmen menengah atas. Hal ini menunjukkan bahwa permintaan akan hunian berkualitas akan terus ada.
Namun, penting untuk diingat bahwa setiap penerapan konsep hunian sehat berimplikasi pada harga. Rencana pembangunan yang ideal memerlukan investasi yang tidak semua segmen mampu membiayai sepenuhnya.












