Kepedulian terhadap lingkungan semakin menjadi perhatian masyarakat, terutama di kalangan generasi muda. Dalam hal ini, putra Verlita Evelyn, Caleb, menjelma sebagai sosok yang menarik perhatian dengan karya seni yang didedikasikan untuk melindungi satwa khas Indonesia.
Melalui lukisannya, Caleb menyampaikan pesan penting tentang perlunya menjaga ekosistem agar faunanya tetap lestari. Ia berusaha menjadikan seni bukan hanya sebagai bentuk ekspresi, tetapi juga sebagai sarana untuk menyebarkan kesadaran akan isu lingkungan yang kian mendesak.
Perjalanan Caleb dalam seni tidak terduga bagi ibunya, Verlita Evelyn. Sebagai orang tua, Verlita hanya memberikan dukungan, namun potensi yang dimiliki Caleb mengemuka berkat program di sekolahnya.
Perjalanan Seni Caleb Menuju Kesadaran Lingkungan
Awalnya, Verlita tidak tahu bahwa Caleb mengantongi bakat seni yang luar biasa. Seiring dengan berjalannya waktu dan dukungan dari sekolah, minatnya ini pun berkembang pesat dalam bentuk lukisan yang mengangkat tema pelestarian.
Menurut Verlita, dukungan yang diberikan sekolah sangat berfungsi dalam mengarahkan minat dan bakat Caleb. Dengan adanya proyek PYP X, Caleb mendapatkan wadah untuk mengekspresikan imajinasinya tanpa rasa terpaksa.
Karya-karya Caleb diekspresikan dalam berbagai bentuk dan ukuran, mencerminkan keunikan dan kedalaman perasaannya terhadap alam. Karyanya tidak hanya dikagumi, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya kesadaran lingkungan.
Pameran Karya Seni dan Dampaknya terhadap Masyarakat
Caleb memamerkan hasil karya seninya dalam acara Media Gathering di lingkungan sekolah. Pameran ini tidak hanya menjadi sarana bahwa karya seni dapat menjangkau banyak orang, tetapi juga menyampaikan pesan sosial yang mendalam.
Acara ini memberi kesempatan bagi masyarakat untuk melihat karya Caleb dan rekan-rekannya secara langsung. Apresiasi yang diterima dari pengunjung menjadi langkah awal yang baik untuk menjadikan seni sebagai alat perubahan sosial.
Lebih jauh lagi, komersialisasi karya-karya seni tersebut tidak hanya memberikan kepuasan bagi sang pelukis, tetapi juga mendukung gerakan pelestarian lingkungan melalui donasi yang disalurkan. Caleb dan timnya berhasil membuktikan bahwa seni bisa menjadi jembatan antara passion dan tanggung jawab sosial.
Karya Seni Sebagai Instrumen Perubahan Sosial
Dari pengalaman tersebut, Caleb memperoleh pandangan baru terkait dunia seni. Bagi dirinya, seni tidak lagi dilihat sekadar sebagai hobi, melainkan instrumen yang mampu memengaruhi masyarakat pada isu-isu penting.
Pentingnya seni dalam konteks sosial membuat Caleb semakin bersemangat untuk berkarya. Ia bertekad untuk terus melibatkan diri dalam berbagai proyek yang bisa menyebarkan pesan pelestarian lingkungan.
Dengan kepekaan yang dimiliki, Caleb menunjukkan bahwa satu karya seni bisa memiliki dampak yang luas. Melalui goresan kuasnya, ia berupaya menyentuh hati banyak orang agar lebih peduli terhadap keanekaragaman hayati yang ada di Indonesia.














