Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani, pemerintah tengah menerapkan kebijakan koperasi desa yang memiliki peran penting. Setiap koperasi diharuskan memiliki gudang seluas minimal 400 meter persegi untuk menyimpan hasil pertanian, khususnya gabah yang akan dibeli oleh Bulog.
Kebijakan ini bertujuan untuk menjamin harga beli gabah yang menguntungkan petani. Bulog akan membeli gabah dengan harga di atas Rp6.500 per kilogram, disertai dengan biaya tambahan untuk mendukung sistem pertanian yang lebih stabil.
Dengan demikian, para petani tidak perlu khawatir tentang kemungkinan kehilangan modal akibat fluktuasi harga. Dalam hal ini, pemerintah menjamin akan memberikan subsidi jika Bulog menghadapi kendala keuangan.
Pentingnya Koperasi Desa dalam Meningkatkan Ekonomi Lokal
Pembentukan koperasi desa diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dari tingkat bawah. Zulhas berpendapat bahwa sistem koperasi lebih efektif dalam mengedarkan modal dibanding sistem internasional yang dikuasai oleh segelintir orang.
Di dalam sistem koperasi, setiap anggota memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi dan mendapat keuntungan. Dengan membawa bisnis ke tangan masyarakat lokal, diharapkan kesejahteraan dapat meningkat secara merata.
Lebih jauh, Zulhas menekankan pentingnya kontrol masyarakat terhadap sumber daya ekonomi. Hal ini bertujuan untuk mencegah penguasaan modal oleh kelompok kecil yang mengendalikan berbagai sektor ekonomi, termasuk pertanian.
Peran Pemerintah dalam Stabilitas Harga Pertanian
Pemerintah akan memberikan dukungan finansial jika Bulog membutuhkan bantuan untuk menjaga stabilitas harga. Meskipun Bulog mungkin mengalami kerugian, tetap menjadi tanggung jawab pemerintah untuk memberikan subsidi guna memastikan petani tidak merugi.
Kebijakan ini diharapkan dapat menciptakan kestabilan di pasar pertanian, membantu petani merencanakan usaha dengan lebih baik. Dengan dukungan seperti ini, para petani diharapkan dapat lebih fokus dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil pertanian mereka.
Dengan cara seperti ini, diharapkan para petani merasa lebih aman dan nyaman dalam menjalankan usaha mereka. Mereka tidak hanya akan mendapatkan harga yang layak, tetapi juga akan memperoleh jaminan dari pemerintah terhadap stabilitas pasar.
Transformasi Ekonomi Melalui Inisiatif Urban dan Rural
Zulhas meyakini bahwa transformasi ekonomi yang diharapkan tidak hanya berlaku di desa tetapi juga dapat diterapkan di kawasan urban. Dengan membawa konsep koperasi dari desa ke kota, diharapkan tercipta efisiensi di berbagai sektor ekonomi.
Sistem ini bisa mengurangi ketergantungan masyarakat pada investor besar yang sering kali mengeksploitasi sumber daya lokal. Dengan memiliki bisnis berbasis komunitas, masyarakat dapat mengelola dan memperluas sumber-sumber daya mereka sendiri secara mandiri.
Lebih jauh lagi, pendekatan ini berupaya untuk memberdayakan petani dan pelaku usaha kecil agar memiliki posisi tawar yang lebih baik. Usaha mereka akan didukung oleh kebijakan yang menguntungkan dan adil, yang akan menciptakan ekosistem bisnis yang lebih sehat.














